Ubah Posisi Tidurmu, Kulit pun Tetap Cantik

Judulnya panjang yah.. hhee..
Yupz, kali ini saia akan ngasi tips tentang menjaga kulit kamu. gw dapet tips ini dari hasil kesasar di dunia maya..
Jadi, untuk sumber jelasnya gw enggak tahu.. hhe.  Oke, cukup basa-basinya kita mulai.. (sesosok makhluk disamping gw dah marah-marah) yukz kita simak bareng-bareng…

Jika kita bertanya pada Patricia Farris, Md, asisten profesor klinis bidang dermatologi di Tulane University School of Medicine, mengenai bagaimana posisi tidur yang terbaik , Farris akan menjawab, posisi terlentang lebih baik dari pada tengkurap. Sebab, posisi tengkurap atau menyamping dapat berpengaruh pada pembentukan kerutan pada wajah dan mata. Posisi ini bisa menimbulkan goresan atau garis yang membekas permanen pada kulit. (hwiiih) 

 Lalu bagaimana jika kita tidur sudah terbiasa untuk tidur dengan posisi tengkurap atau menyamping? [itu gw,, itu gw] Coba ganti sarung bantal dengan bahan dari satin. Tekstur kain satin yang halus seperti sutradapat membebaskan kulit wajah dari kerutan. Lalu, pakai juga selimut agar kta lebih rileks dan suhu tubuh lebih hangat. Kondisi ini akan membuat Baca lebih lanjut

Mimpi lagi.. Artinya apa.???

Bagaimana Proses Sebuah Mimpi?

Mimpi berkaitan erat dengan tidur. Terjadinya mimpi dan apa yang diimpikan kadangkala menjadi pertanyaan yang membuat penasaran, sehingga ada baiknya Anda mengetahui apa yang terjadi saat kita tidur.

Setiap tertidur, umumnya kita pasti bermimpi. Dalam jangka waktu tidur 8 jam, rata-rata seseorang mengalami mimpi selama 100 menit. Hanya saja, kebanyakan dari mimpi yang terjadi tidak diingat. Ada sekitar 95% mimpi yang tidak diingat. Mimpi terjadi pada saat tidur REM (Rapid Eye Movement) dari suatu siklus tidur. Sedangkan mimpi yang kita ingat biasanya mimpi yang terjadi beberapa saat sebelum bangun dari tidur. Baca lebih lanjut

Stress,, hindari makanan ini…

Makanan dan Minuman Pencetus Stres

Makanan-makanan yang tinggi kadar garam dan lemak merupakan makanan pencetus stres. Penyebabnya karena makanan tersebut memacu produksi hormon stres yaitu hormon kartisol. Hormon tersebut akan menghambat kerja dari serotonin, yang berperan mempengaruhi mood atau suasana hati, karena sifatnya menenangkan dan mengontrol rasa gelisah. Efek lain dari kartisol adalah menyebabkan pelepasan hormonneuropeptide Y dan hormon galanin yang membuat seseorang ingin mengkonsumsi makanan berlemak dan makanan yang manis. Akibatnya, seseorang akan mengalami bad mood terus.

Makanan siap saji seperti nugget, bakso, sosis atau makanan kaleng olahan merupakan makanan yang dapat memicu stres karena pada makanan ini banyak mengandung garam dan lemak. Karbohidrat sederhana seperti roti atau mie dan lemak trans juga merupakan makanan penyebab stres.

Selain makanan, pilihan minuman yang dipilih juga dapat menyebabkan stres. Minuman keras dan beralkohol, kopi, serta minuman dengan kadar kafein tinggi tidak baik untuk mood Anda. Kurangi minum minuman tersebut agar tidak memicu stres Anda.

 

Makanan dan Minuman Pereda Stres Baca lebih lanjut